Blogger Jateng

Ubisoft Resmikan Vantage Studios, Fokus Kelola Waralaba Assassin’s Creed dan Far Cry

Ubisoft Resmikan Vantage Studios, Fokus Kelola Waralaba Assassin’s Creed dan Far Cry, Ubisoft telah resmi meluncurkan anak perusahaan baru bernama Vantage Studios, yang akan fokus mengelola waralaba gim populer seperti Assassin’s Creed, Far Cry, dan Tom Clancy’s Rainbow Six (02/10).  Langkah ini merupakan bagian dari strategi restrukturisasi Ubisoft untuk meningkatkan efisiensi dan kreativitas dalam pengembangan gim.  Vantage Studios bertujuan untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih mendalam dengan fokus pada kualitas dan narasi yang kuat.  Co-CEO Vantage, Christophe Derennes, menyatakan bahwa studio ini akan memungkinkan tim pengembang untuk lebih cepat beradaptasi dengan kebutuhan pemain dan memberikan kebebasan kreatif yang lebih besar.  Sebagai bagian dari pembentukan Vantage Studios, Ubisoft menerima investasi sebesar €1,16 miliar (sekitar Rp22,6 triliun) dari mitra jangka panjangnya, Tencent. Tencent akan memiliki kepemilikan saham minoritas di Vantage Studios dan berperan sebagai penasihat strategis, sementara keputusan akhir tetap berada di tangan co-CEO Ubisoft.  Vantage Studios akan beroperasi di berbagai lokasi, termasuk Montréal, Quebec City, Sherbrooke, Saguenay, Barcelona, dan Sofia. Studio ini akan menggabungkan tim pengembang dari berbagai studio Ubisoft untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih kaya dan inovatif.  Pembentukan Vantage Studios muncul setelah Ubisoft menghadapi sejumlah tantangan, termasuk penutupan studio, pemutusan hubungan kerja, dan kinerja yang kurang memuaskan dari beberapa judul gim.  Namun, peluncuran gim terbaru mereka, Assassin’s Creed Shadows, yang telah dimainkan oleh dua juta pemain, menunjukkan adanya potensi kebangkitan bagi perusahaan ini.  Dengan pembentukan Vantage Studios, Ubisoft berharap dapat mengembalikan kejayaan waralaba mereka dan memberikan pengalaman bermain yang lebih memuaskan bagi para penggemar. Langkah ini juga menunjukkan komitmen Ubisoft untuk beradaptasi dengan perubahan industri gim dan memenuhi ekspektasi pemain di era digital yang terus berkembang.


Ubisoft Resmikan Vantage Studios, Fokus Kelola Waralaba Assassin’s Creed dan Far Cry, Ubisoft telah resmi meluncurkan anak perusahaan baru bernama Vantage Studios, yang akan fokus mengelola waralaba gim populer seperti Assassin’s Creed, Far Cry, dan Tom Clancy’s Rainbow Six (02/10).

Langkah ini merupakan bagian dari strategi restrukturisasi Ubisoft untuk meningkatkan efisiensi dan kreativitas dalam pengembangan gim.

Vantage Studios bertujuan untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih mendalam dengan fokus pada kualitas dan narasi yang kuat.

Co-CEO Vantage, Christophe Derennes, menyatakan bahwa studio ini akan memungkinkan tim pengembang untuk lebih cepat beradaptasi dengan kebutuhan pemain dan memberikan kebebasan kreatif yang lebih besar.

Sebagai bagian dari pembentukan Vantage Studios, Ubisoft menerima investasi sebesar €1,16 miliar (sekitar Rp22,6 triliun) dari mitra jangka panjangnya, Tencent. Tencent akan memiliki kepemilikan saham minoritas di Vantage Studios dan berperan sebagai penasihat strategis, sementara keputusan akhir tetap berada di tangan co-CEO Ubisoft.

Vantage Studios akan beroperasi di berbagai lokasi, termasuk Montréal, Quebec City, Sherbrooke, Saguenay, Barcelona, dan Sofia. Studio ini akan menggabungkan tim pengembang dari berbagai studio Ubisoft untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih kaya dan inovatif.

Pembentukan Vantage Studios muncul setelah Ubisoft menghadapi sejumlah tantangan, termasuk penutupan studio, pemutusan hubungan kerja, dan kinerja yang kurang memuaskan dari beberapa judul gim.

Namun, peluncuran gim terbaru mereka, Assassin’s Creed Shadows, yang telah dimainkan oleh dua juta pemain, menunjukkan adanya potensi kebangkitan bagi perusahaan ini.

Dengan pembentukan Vantage Studios, Ubisoft berharap dapat mengembalikan kejayaan waralaba mereka dan memberikan pengalaman bermain yang lebih memuaskan bagi para penggemar. Langkah ini juga menunjukkan komitmen Ubisoft untuk beradaptasi dengan perubahan industri gim dan memenuhi ekspektasi pemain di era digital yang terus berkembang.

Post a Comment for "Ubisoft Resmikan Vantage Studios, Fokus Kelola Waralaba Assassin’s Creed dan Far Cry"